Month: May 2015

Rumah

Apa yang disebut rumah? Rumah adalah tempat kembali, kata sebagian orang. Tempat untuk tinggal, kata sebagian lain. Tempat untuk hidup, menurut mereka. Tempat untuk beristirahat, menurut sebagian lagi dari mereka. Dan, rumah merupakan tempat untuk mati bagi mereka yang lain. Rumah adalah sebuah keterikatan. Baiti jannati, rumahku syurgaku. Tempat memeluk kembali orang yang disayangi, sebagian …

Rumah Read More »

Melalui Waktu

Telah Kau panjangkan usiaku, melaluinya dalam lika-liku. Kadang saat terang kureguk kenikmatan, lalu ada pula ketika temaram kulalui kepedihan. Begitu banyak pertaruhan, pada sebuah ruang dan pada suatu waktu. Berbagi dengan mereka yg mengasihi, bertukar tawa dan berderai air mata. Telah tertatih aku melangkah, dalam kelapangan juga dalam kesempitan. Bahkan dari satu penderitaan pada penderitaan …

Melalui Waktu Read More »

Usapan Lembut

Kau tahu cinta itu tak berkurang.. malah terus bertambah.. Mengembang seperti awan.. tempat berkumpulnya keteduhan.. Aku tak melihatmu karena rasanya tidak adil untuk membayangkanmu.. Menjadi sombong dan memunculkan pikiran negatif yang berkelebat.. Lalu noda kehitaman menyebar dan memuntahkan kilatan-kilatan kemarahan.. Aku tak mau berpikir picik dari engkau yang putih lembut.. Walau hanya menurutku.. Aku tak …

Usapan Lembut Read More »

Aku Sedang Berhenti

Aku sedang berhenti.. tak mundur atau maju. Aku sedang berhenti.. duduk bersandar dan mengamati. Aku sedang berhenti.. tak semua terlihat oleh kedua mata, terdengar kedua telinga dan tersentuh seluruh tubuh. Aku sedang berhenti.. diam.. tak ikut berpartisipasi. Aku sedang berhenti.. memejamkan mata dan menghembuskan nafas panjang. Aku sedang berhenti.. berpikir mencari jalan dari hiruk pikuk …

Aku Sedang Berhenti Read More »

Senandung Rindu Untuk Negeriku

Belakangan.. terlalu sering mendengar nyanyian dari suara-suara sumbang. Merayu dengan kata-kata meyakinkan menambah produksi tahi kuping. Gatal, pengang dan panas di gendang telinga. Oh maaf.. telinga kananku tak langsung tembus ke telinga kiri. Sulit membiarkan suara lewat tanpa tersangkut setidaknya di rumah siput. Berdengung, beracun dan merusak jaringan saraf. Dilain sisi.. panggung-panggung para musisi basi …

Senandung Rindu Untuk Negeriku Read More »

………….

Aku tak mencintai dunia ini. Aku hanya mencintai manusianya. Mencintai alam rayanya. Mencintai keseimbangannya. Meski hanya sementara, walau begitu sekejap saja. Memang terkadang rasanya letih, kadang pula terasa perih. Namun bukan di sini, bukan seperti ini. Begitu diri meyakinkan sendiri. Untuk menjemput kepastian dengan keyakinan.