(FROM EAST TO EAST : Kuningan ;Keindahan,Keyakinan Dan Urbanisasi Turun-Temurun) A. Manis: Dua desa Dua Faham Bersebelahan

Ketika sampai di Kuningan,tempat pertama yang kami tuju adalah Desa Manis tepatnya Maniskidul,karena teman kami tinggal disana.turun dari elf (angkutan Cirebon-Kuningan) Selain angin dingin yang berhembus,kamipun disuguhkan pemandangan gunung Ciremai yang tertutup kabut dimalam hari.

Desa Manis masih merupakan desa Jalaksana.dulu desa Manis adalah satu desa,tetapi  Pemerataan daerah dibuat karena mulai padatnya penduduk serta agar mempermudah birokrasi di desa tersebut maka dipecahlah desa itu menjadi desa Maniskidul dan desa Manis lor Manis kaler.

Tak jauh berbeda segala aktifitas dan keramah tamahan antara kedua desa tersebut.masyarakat yang notabene masih menggunakan tatar budaya,walaupun ada saja dampak nyata modernisasi menjalar berbagai aspek.

Tapi ada hal yang mesti kita runut disini.di desa Maniskidul berdiri sebuah Pondok Pesantren serta lembaga pendidikan islam fullday yang berbasis agama Islam.sebagian besar penduduk pun sudah saling berinteraksi dengan ustadz dan santri dari kedua lembaga pendidikan tersebut,yang sedikit banyak menambah pemahaman serta pengetahuan agama masyarakatnya.

Sedangkan desa manis lor merupakan salah satu basis terbesar kepercayaan Ahmadiyah di Indonesia yang hingga saat ini masih menjadi perdebatan tentang sesat atau tidaknya ajaran tersebut.bahkan desa Manislor sempat menjadi penyumbang pengikut terbanyak se Asia tenggara dan menjadi pusat untuk perkembangan Ahmadiyah se ASEAN,sebelum akhirnya pusat ahmadiyah Indonesia dipindahkan ke daerah bogor.disana pun masih berdiri satu mesjid berasitektur unik sebagai lambing ahmadiyah kala itu.

Bersebelahannya kedua desa tersebut membuat dua desa satu rumpun itu sering bentrok antara satu dan lainnya,bahkan menurut informasi bentrokan terakhir terjadi beberapa hari sebelum kami menginjakan kaki disana.ketika kami jalan-jalan didesa itupun keadaan masih belum stabil.ada pos Polisi disamping tugu desa Manislor,orang-orang disana masih saling curi pandang kearah kami untuk mengawasi.

Kami disini sekedar member informasi,bukan mengadili benar atau salahnya sesuatu.keyakinan akan suatu hal ada didiri anda.tapi perbedaan mungkin ada didekat anda.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Share via
Copy link
Powered by Social Snap