(FROM EAST TO EAST : Kuningan ;Keindahan,Keyakinan Dan Urbanisasi Turun-Temurun) D. Urbanisasi Turun-Temurun

Urbanisasi merupakan suatu masalah yang rumit baik bagi  daerah yang ditinggalkan maupun daerah yang didatangi oleh para kaum urban. Kuningan tentunya tidak banyak memberikan pilihan pekerjaan dan kesempatan bagi para penduduknya. karena akses pendidikan dan pekerjaan  yang terbatas. Sehingga hal ini mendorong banyak penduduk Kuningan untuk mengadu nasib di kota besar.

Sejarah mencatat bahwa penduduk Kuningan sudah biasa untuk mengadu nasib ke daerah lain. Hal ini terbukti dari migrasi pertama yang dipimpin oleh Dipati Ewangga ke Jakarta secara besar-besaran. Walau bertujuan untuk membantu Cirebon menyerang pelabuhan Sunda Kelapa, tapi pada akhirnya prajurit-prajurit asal Kuningan memiih menetap disana dan mendirikan perkampungan yang bernama Kuningan.

Kemudian pada tahun 1930-an banyak penduduk Kuningan mulai merantau ke Sumatera dan Kalimantan untuk bekerja di perusahaan pertambangan minyak bumi dan di areal perkebunan. Sejak saat itulah dimulainya migrasi penduduk Kuningan keseluruh penjuru Nusantara bahakan sampai ke luar negeri.

Sejak tahun 1950-an penduduk dari daerah pedesaan di daerah Kuningan banyak juga yang merantau ke kota-kota besar di pulau Jawa, seperti Bandung, Yogyakarta, Semarang, Surabaya, terutama ke ibukota Jakarta. Hal ini diakibatkan karena meningkatnya jumlah penduduk dan terjadi gangguan keamanan oleh gerombolan pemberontk DI/TII pimpinan Kartosuwiryo.

Pada masa selanjutnya,para perantau itu (sejak tahun 1970-an) tampak mulai berhasil dalam kehidupan di perantauan baik dalam bidang ekonomi, pendidikan maupun sosial politik. Hal itu berpengaruh pada kesejahteraan kehidupan masyarakat Kuningan. hingga, tingkat urbanisasi dan mobilitas penduduk Kuningan pun menjadi cukup tinggi.belakangan  kebanyakan perantau asal Kuningan bekerja di sektor perdagangan, seperti manjadi penjual jamu, rokok, indome rebus, buah dingin, bubur kacang ijo dan sebagainya. Bahkan di Yogyakarta bila tahu kita berasal dari Kuningan yang terlintas pertama kali dipikran mereka pasti tukang bubur kacang ijo. Karena mayoritas pedagangnya berasal dari Kuningan.

Banyak pula teman-teman kami yang berjuang itu,,bukan karena mereka tidak ingin berkumpul dengan keluarga dan bertegur sapa dengan kerabat dekat,tp factor ekonomi derah dan kebutuhan mereka yang membuat mereka bekerja diluar daerah.untuk itu yang terpenting adalah selain kita memajukan berbagai aspek dari sector ekonimi,tp kitapun harus meningkatkan mutu berbagai daerah tanpa kecuali daerah-daerah kecil,hingga kesempatan senan tiasa ada di daerahnya sendiri dan mengurangi tingkat pertumbuhan kota yang sudah semakin tak terkendali.

 

Abel n zaki tgl beres o1nov2009

2 thoughts on “(FROM EAST TO EAST : Kuningan ;Keindahan,Keyakinan Dan Urbanisasi Turun-Temurun) D. Urbanisasi Turun-Temurun”

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Share via
Copy link
Powered by Social Snap