HANTU SELEBRITIS

komik-buku-cerita-komik-indonesia-made-in-indonesia-comic-101-hantu-nusantara-preview1
Sumber gambar: http://www.cyonpark.com/wp-content/uploads/2013/09/komik-buku-cerita-komik-indonesia-made-in-indonesia-comic-101-hantu-nusantara-preview1.jpg

Terbangun saat tengah malam disebabkan keadaan terdesak dari alat kelamin atau yang lebih lazim disebut kebelet. Aku pun berjalan terseret dan meraba-raba dinding bukan karena nafsu atau ingin mengencingi tembok, tapi aku menuju pintu belakang yang mengarah ke wc belakang rumah yang terletak di taman belakang, kebetulan wc di dalam rumah sedang dalam perbaikan.

Aku membuka pintu belakang. Aku melihat hantu! OH, ternyata itu hanya pohon jambu yang berkibar-kibar ditiup angin, saat ini cuaca memang aneh dan bisa mengibarkan pohon seperti sebuah bendera. Atau penjelasanku yang aneh, atau memang aku melihat hal-hal yang aneh. Akhirnya hal aneh itu muncul. Besar, hitam, dan wajahnya tak terlalu terlihat karena tempat ini gelap dan dia berwajah hitam seperti kubilang tadi, aku bukan menghina karena tak mungkin aku berani menjelek-jelekan hantu, toh mereka memang jelek.

Lalu dia berkata, “aku beri satu permintaan!”

LHO! Ini seperti yang sering ada di iklan-iklan itu, tapi aku tak punya permintaan yang terlintas di otak. Barangkali aku masih kaget, namun aku kira hal ini karena 2 sebab. Pertama, aku tak punya niat menguasai dunia karena aku adalah tokoh protagonist dan hanya berniat menyelamatkan dunia. Kedua adalah aku tak ingin tertipu seperti orang-orang yang ada di iklan itu.

Jadi aku menjawab, “aku tak punya permintaan, tapi aku punya banyak pertanyaan. Apakah aku boleh mewawancarai anda?” naluri wartawanku muncul walaupun aku bukan wartawan apalagi wartawan infotaiment yang mempunyai banyak pertanyaan tidak penting terhadap kehidupan seseorang.

Sepertinya hantu itu mengerti apa yang aku pikirkan hingga dia bertanya apakah aku seorang wartawan dan meminta agar dirinya bisa masuk TV. Yang lebih menyebalkan adalah bahwa dia meyakinkanku bahwa dia adalah jin yang sangat tampan dikaumnya. Karena aku bukan wartawan apalagi pemilik stasiun TV yang bisa masuk TV kapan saja, maka aku menjawab aku bukan wartawan dan tak bisa mengorbitkannya menjadi artis. Dia sangat kecewa walau hal itu tak terlihat karena gelap dan dia hitam.

Lalu aku bertanya, “kenapa saat ini banyak hantu pengen masuk TV?”

Dia berkata bahwa sebenarnya jin itu tak terlalu ingin terkenal dan menjadi artis lalu masuk TV. Namun manusia yang membuka kesempatan tersebut. Contohnya seperti menempelkan banyak kamera untuk sebuah acara TV di tempat tinggal mereka. Akhirnya mereka sering merasa terganggu karena saat-saat privasi jin seperti saat mandi menjadi tak tenang karena takut terekam dan mereka terlihat telanjang. Selain itu, selayaknya manusia, jin pun banyak yang baik, tapi yang selalu di ekspose adalah jin nakal yang selalu bernyanyi-nyayi di malam hari mengganggu tetangga jin lain. Dan jangan berharap nyanyian hantu itu seperti mendengarkan music di dunia manusia. Tangisan, suara jatuh benda-benda itu adalah contoh music andalan dari dunia jin. Dan mereka menganggap ini adalah salah satu cara bagi para jin untuk jenjang karier di dunia entertainment. Mereka berharap untuk masuk dunia hiburan kaum manusia dan go other world istilahnya, bukan hanya go internasional.

Aku semakin penasaran, maka aku kembali bertanya, “mengapa mereka harus go other world?”

Dia sedikit merenung dan terdengar tidak yakin, “ambisi barangkali.” Dia menerangkan bahwa sebenarnya seni dunia manusia tidak berbobot, music terdengar aneh dan terlalu hingar-bingar, seni peran terlalu banyak kepalsuan, lalu seni lukis terlalu tidak dimengerti. Aku pun berpikir apa yang kaum hantu itu lakukan untuk music dengan hanya menangis dan seni peran untuk coreng-moreng jeleknya itu dan aku tak pernah mendengar ada hantu bisa menggambar, maka aku yakin mereka yang tidak berbobot.

Jujur saja aku muak mendengar penilaiannya tentang manusia. Emosiku memuncak dan akhirnya aku kencingi dia. Namun dia malah kegirangan lalu teriak-teriak, “SOWEEERRR..SOWEEERRR…!” AH sial! Aku sudah menduganya bahwa aku bermimpi dan ngompol. Biarlah, setelah menahan lama saat tidur, ini terlalu nikmat untuk dihentikan.

by abel or zeck

1 thought on “HANTU SELEBRITIS”

  1. Pingback: HANTU SELEBRITIS | FromEastToEast

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Share via
Copy link
Powered by Social Snap