Promosi atau fokus buat karya saja?

Promosi karya atau fokus bikin terus? banbumi

Jawabannya adalah fokus bikin karya saja tentu saja.

Di era digital ini cara membangun audience paling tepat adalah dengan menyuguhkan karyamu dalam media yang mudah ditemukan dan digapai oleh orang-orang.

Orang-orang yang mengikutimu di media sosial atau memang menjadi True Fans mu adalah mereka yang asalnya berinteraksi dengan karyamu.

Buat kamu yang penasaran dengan True Fans bisa cek artikelnya di sini, kawan.

Saya lebih banyak mengenal para seniman, profesional, yang sebenarnya lebih suka membuat karya dibandingkan mempromosikannya.

Alasannya mungkin karena mereka lebih mengerti membuat daripada mempromosikan karyanya.

Hal yang wajar, untuk mempromosikan sesuatu setidaknya kawan harus paham tentang pemasaran dan periklanan. Tidak semua orang mengerti hal ini, belum tentu seorang dokter, penulis, fotografer, desainer paham akan pemasaran dan iklan.

Butuh proses panjang agar menguasai materi dan paham bagaimana mempromosikan sesuatu, intinya butuh waktu dan disiplin untuk menguasai iklan dan pemasaran.

Terus bagaimana caranya kamu menemukan audience atau penikmat karyamu ini jika tidak mempromosikannya?

Jawabannya adalah dengan menaruh karyamu di tempat yang orang mudah temukan. Jika bentuknya digital sudah tersedia banyak platform, jika bentuknya produk fisik, tinggal dokumentasikan dan unggah ke media sosial.

Kawan harus tahu kalau seseorang follow atau subscribe di medsos itu karena memang ada sesuatu yang diberikan si pembuat konten kepada audience atau pemirsanya.

Apakah itu sesuatu yang lucu, bermanfaat, atau sekadar memuaskan rasa penasaran. Semua itu jadi sebuah nilai atau value bagi pemirsanya.

Nah buat kamu yang suka membuat karya, entah itu tulisan, foto, video, instalasi, arsitektur, interior, dan lain sebagainya kamu harus sadar bahwa orang yang mengikutimu itu karena melihat dan menikmati karyamu.

Energi dan waktu kita terbatas, jadi gunakanlah secara bijak.

(Buat kamu yang tertarik tentang penyebaran karya silakan baca bagaimana buku Harry Potter menyebar)

Membuat karya yang spesial itu membutuhkan waktu, perencanaan, dan energi yang tak sedikit. Seringnya para pembuat ini sudah habis energinya ketika karyanya jadi.

Untuk itu fokuslah kepada karya yang kamu kerjakan karena kamu memiliki pemirsa karena karya itu.

Kunci membangun audience di platform digital adalah dengan konsistensi dalam mengunggah atau menerbitkan sesuatu.

Buat kawan yang menulis dan bikin media digital (foto dan video):

Buat perencanaan untuk menerbitkan tulisanmu, minimal satu minggu sekali, apapun yang terjadi kamu harus menerbitkan tulisan di waktu yang ditentukan.

Karya seperti apa yang bisa membangun audience?

Di era digital ini tantangan paling besar untuk membuat audience adalah ada banyak noise yang akan mengganggumu untuk menemukan hubungan dengan audiencemu.

Contohnya seperti ini kamu menulis cerita di wattpad, si pembaca sedang asyik baca, tiba-tiba chat whatsapp masuk. Akhirnya dia membalas dulu chat tersebut.

Ini adalah salah satu jenis noise yang akan kamu hadapi dalam menemukan pembaca yang tepat untuk ceritamu.

Untuk bisa membuat noise ini hilang kamu perlu membuat sebuah karya yang spesial yang saya definisikan sebagai satu-satunya, tidak ada orang lain yang menulis sepertimu.

Dalam dunia kepenulisan ada banyak macam penulis yang spesial, mereka yang kuat di penokohan, alur, atau tema yang tidak biasa.

Begitu juga dalam dunia pembuatan karya lainnya. Ada begitu banyak ciri khas seseorang yang bisa dilakukan untuk diaplikasikan pada karyanya.

Disamping itu konsistensi dalam membuat karya memiliki peranan penting dalam membangun audience, kamu bisa baca selengkapnya di sini.

Penting untuk menemukan kematangan dalam berakarya, kawan.

Kematanganmu yang akan membedakanmu dari penulis lainnya.

Kalau kamu belum tahu apakah kamu matang sudah belum, bisa dirasakan sendiri atau meminta kritik dari sesama pembuat karya berjenis sama.

Konsistensi untuk selalu membuat sesuatu dan menerbitkannya secara berkala sesuai tengat waktu adalah cara paling tepat dalam membangun pemirsamu.

Jangan pernah jadi rata-rata, temukan panggilanmu dalam hidup.

Untuk menjalin hungan, minta kritik untuk karyamu

Hal paling wajar dalam berkarya adalah kritik, jangan malu untuk memintanya ke pembuat karya berjenis sama yang kamu hormati.

Kalau kamu menulis kamu bisa memintanya ke penulis lain, lalu minta tolonglah untuk membagikan karyamu kalau dia menikmatinya.  Ingat ya untuk selalu sopan dan tidak memaksa.

Dengan meminta kritik dan meminta mempromosikan adalah hal yang wajar, kunci utamanya adalah membuat hubungan dengan sesama anggota komunitas karya berjenis sama itu.

Kalau penulis ketemu penulis lagi, begitu juga dengan fotografer dan fotografer, dan seterusnya.

Jangan lupa untuk melakukan hal yang sama ketika orang lain meminta kritik dan promosi darimu, balaslah mereka dengan sopan.

Semua ini membangun hubungan dengan sesama pembuat karya di komunitasmu, kawan.

Kesimpulan

Buatlah sebuah karya spesial yang didekasikan untuk seseorang

Taruh karyamu itu di tempat yang mudah orang temukan dan berinteraksi denganmu

Bangun hubungan dengan sesama pembuat karya di komunitasmu, mulai dari minta kritik dan saran juga.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Share via
Copy link
Powered by Social Snap